Buku ini ditujukan bagi siapa saja yang ingin memiliki keberanian untuk bertumbuh dan menyembuhkan diri dari pengalaman relasi yang menyakitkan atau beracun (toxic). Anastasia Satriyo mengajak pembaca untuk belajar bagaimana cara terhubung kembali (connect) dengan diri yang paling dalam, serta mengenali, menerima, dan menyadari setiap emosi yang sedang dirasakan tanpa menghakiminya.
Buku ini memotret sisi humanis, kepedihan, dan ketegangan politik yang dialami oleh Bung Karno sejak terjadinya perubahan peta politik pasca-peristiwa G30S 1965 hingga wafatnya pada tahun 1970.