Buku ini merupakan kumpulan kutipan (quotes) singkat dan kontemplatif tentang lika-liku kehidupan manusia. Di dalamnya, penulis menuangkan berbagai dinamika emosi yang biasa dirasakan oleh manusia sebagai makhluk sosial—mulai dari rasa sedih, bahagia, kecewa, patah hati, hingga perasaan terpuruk dan galau.
Buku ini merupakan kumpulan kutipan (quotes) singkat dan kontemplatif tentang lika-liku kehidupan manusia. Di dalamnya, penulis menuangkan berbagai dinamika emosi yang biasa dirasakan oleh manusia sebagai makhluk sosial—mulai dari rasa sedih, bahagia, kecewa, patah hati, hingga perasaan terpuruk dan galau.
Slow Living karya Sabrina Ara adalah buku pengembangan diri yang mengajak pembaca untuk berhenti hidup terburu-buru dan mulai menyadari bahwa hidup adalah perjalanan, bukan perlombaan atau pelarian.
Buku ini berfokus pada kebiasaan negatif yang sering dilakukan tanpa disadari, seperti menyepelekan waktu, hidup boros, meremehkan hal?hal penting, serta perilaku lain yang dapat berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup. Melalui bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, buku ini mengajak pembaca untuk melihat kembali pola hidup mereka dan menyadari bahwa kebiasaan buruk tidak akan hilang jik…
Buku ini membahas karakter dan kebiasaan yang dikaitkan dengan golongan darah A, B, AB, dan O. Penjelasannya disajikan dengan bahasa sederhana agar pembaca dapat mengenali karakter diri sendiri dan memahami perbedaan karakter orang lain
Buku ini berfokus pada validasi emosi manusia, khususnya mengenai luka batin, kesedihan, dan rasa sepi yang sering kali dipendam sendirian tanpa diketahui orang lain. Ditulis dengan bahasa yang sederhana namun mendalam, Kopioppi mengingatkan pembaca bahwa setiap orang di bumi memiliki lukanya masing-masing.
Buku ini ditujukan bagi siapa saja yang ingin memiliki keberanian untuk bertumbuh dan menyembuhkan diri dari pengalaman relasi yang menyakitkan atau beracun (toxic). Anastasia Satriyo mengajak pembaca untuk belajar bagaimana cara terhubung kembali (connect) dengan diri yang paling dalam, serta mengenali, menerima, dan menyadari setiap emosi yang sedang dirasakan tanpa menghakiminya.
Buku ini hadir sebagai teman bagi pembaca yang sedang mencari dan mengupayakan kebahagiaan di tengah pasang surutnya kehidupan. Kisah di dalamnya berangkat dari pertanyaan reflektif yang dekat dengan keseharian: Pernahkah kamu merasa hidupmu membosankan, tidak asyik, atau bahkan selalu penuh dengan kesialan?
Buku ini merupakan panduan psikologis praktis dalam berkomunikasi sehari-hari agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Oh Su Hyang menegaskan bahwa komunikasi lebih dari sekadar bertukar kata, melainkan sebuah keterampilan penting untuk membangun hubungan sosial yang sehat dan bermakna.