Buku "Kaya Raya Banyak Istri Masuk Surga" merupakan buku motivasi dan bacaan inspirasi Islami yang ditulis oleh Ahmad Bahar dan diterbitkan oleh Pena Multi Media pada tahun 2008. Moral, Etika, dan Kehidupan Sosial Islam/Khutbah) atau secara spesifik
Buku "Fabel Anak Shaleh" merupakan kumpulan cerita fabel Islami yang dikemas secara kreatif untuk membentuk karakter mulia pada anak-anak sejak dini. Buku ini menyajikan kisah-kisah unik dan lucu yang dibintangi oleh berbagai macam binatang, mulai dari makhluk darat seperti tupai dan kuda nil hingga makhluk laut seperti ubur-ubur. Melalui petualangan para tokoh binatang tersebut, anak-anak diaj…
Buku ini merupakan modul panduan taktis dan pemikiran Islam yang disusun khusus untuk para penggerak aksi kemanusiaan dan aktivis pembela kemerdekaan Palestina. Kata Murabithin pada judul aslinya merujuk kepada para penjaga garis depan tanah suci yang teguh bertahan menjaga Baitul Maqdis.
Buku ini bagaikan sebuah spektrum yang mencitrakan karut-marut serta dinamika pendidikan nasional. Ditulis dengan gaya bahasa ilmiah populer, buku ini merangkum kumpulan artikel kritis yang ditulis oleh Indra Yusuf selama satu dekade, tepatnya antara tahun 2006 hingga 2016
Buku ini merupakan dokumen laporan resmi yang merangkum berbagai pencapaian, inisiatif, dan buah kolaborasi selama satu tahun antara Kementerian Pendidikan melalui PUSPEKA bersama dengan berbagai figur, lembaga, serta komunitas mitra yang bertindak sebagai "Tokoh Penggerak".
Buku ini merekam peristiwa bersejarah ketika wajah pendidikan Indonesia berubah drastis akibat hantaman pandemi COVID-19. Di saat pemerintah mengeluarkan kebijakan mendadak berupa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), ruang kelas berpindah ke layar digital secara virtual.
Sultan Mahmud Badaruddin II adalah pahlawan nasional sekaligus Sultan Palembang Darussalam ketujuh yang memimpin perjuangan sengit melawan penjajahan Inggris dan Belanda demi mempertahankan kedaulatan wilayahnya. Lahir di Palembang pada tahun 1767 dengan nama kecil Raden Hasan Pangeran Ratu, ia naik takhta pada tahun 1803/1804 menggantikan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin.
Secara garis besar, buku ini menegaskan bahwa tugas sekolah tidak hanya membuat anak menjadi pintar secara akademis, tetapi juga membuat mereka menjadi orang yang baik. Thomas Lickona menyatakan bahwa pengembangan karakter adalah sebuah proses berkelanjutan (never-ending process) yang harus diintegrasikan ke dalam seluruh dimensi kehidupan sekolah.
Komik ini berisikan kumpulan cerita pendek humor tentang kehidupan sehari-hari tiga orang bersaudara, yaitu Mey, Gundul, dan Ucil. Fokus cerita berpusat pada dinamika hubungan persaudaraan mereka yang penuh dengan kelucuan, kesialan, serta kepolosan akibat tingkah laku masing-masing.